Kasih berhati-hati?
🌱 Renungan Singkat Kasih Kristus adalah kasih yang berlimpah dan tanpa perhitungan. Ia tidak menimbang untung-rugi, tidak menuntut balasan, dan tidak berhati-hati dalam arti menahan diri. Sebaliknya, Ia memberi seluruh diri-Nya dengan sukacita. Paulus mengingatkan kita untuk meniru teladan ini: hidup dalam kasih yang memberi, bukan yang menuntut. Dalam kehidupan sehari-hari, ini berarti: - Mengasihi keluarga dan rekan kerja dengan ketulusan, bukan karena apa yang bisa kita dapatkan. - Memberi waktu, perhatian, dan karya terbaik sebagai bentuk syukur, bukan sekadar kewajiban. - Menjadikan kasih sebagai gaya hidup, bukan hanya momen sesaat. Kasih yang seperti ini bukan hanya membangun hubungan, tetapi juga meninggalkan warisan rohani yang menghidupkan orang lain. 📖 Efesus 5:1–2 (MSG, Bahasa Indonesia) > [1-2] Perhatikan apa yang Allah lakukan, lalu lakukanlah itu juga, seperti anak-anak yang belajar perilaku yang...